Minggu, 03 November 2013

Sekilas tentang Random Access Memory (RAM) komputer



RAM secara sederhana adalah sebagai media simpan sementara (temporer) yang digunakan hanya saat komputer menyala. Fungsi RAM berguna untuk mempercepat proses kinerja komputer dengan menyediakan ruang penyimpanan sementara bagi komputer untuk menyimpan data-data yang mudah diambil sehingga dapat mempercepat proses loading data dan program yang sering diakses. Oleh karenanya semakin besar kapasitas RAM, kemampuan daya tampung data temporer ini semakin banyak, maka kecepatan komputer secara keseluruhanpun meningkat. 


Bentuk RAM secara fisik adalah rangkaian elektronik semacam chip. Untuk memasang RAM ke komputer adalah dengan memasukannya ke bagian slot RAM di mother board/main board, jenis slot RAM ini berbeda-beda tergantung pada jenis RAM-nya karena setiap generasi memori memiliki slot pin memori yang berbeda (DIMM pin), misalnya DDR2 tidak bisa dipasang di mother board DDR3, atau sebaliknya. Mengenai performa, tentu keluaran generasi terakhir yang lebih baik (saat ini DDR3).

Jenis-Jenis RAM

1.    Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.

2.    Doule Data Rate (DDR) SDRAM (sering disebut DDR1), dengan data transfer 64 bits, DDR SDRAM menggunakan DIMM 184 pin. DDR SDRAM memberikan transfer rate sebesar : memory bus clock rate x 2 x 64 / 8. Jika frekuensi bus 100 MHz, berarti maksimum kecepatan transfer datanya adalah (100x2x64) /8, yaitu 1600 MB perdetik.

3.    DDR 2 SDRAM, Merupakan kelanjutan dari teknologi DDR SDRAM. Diperkenalkan pertama kali pada kwartal kedua tahun 2003, kemudian pada akhir tahun 2004 DDR2 mulai menggantikan standar DDR1. Tidak seperti DDR SDRAM, DDR2 menggunakan DIMM 240 pin, dan tidak kompatibel dengan DDR SDRAM yang menggunakan 184 pin.

4.    DDR3 SDRAM, merupakan pengembangan lanjutan dari DDR2, dimana keuntungan utama dari DDR3 adalah memiliki kemampuan transfer data dua kali lebih cepat dari DDR2. DDR3 mengkonsumsi daya 30% lebih hemat dari DDR2, hanya 1.5 V (DDR2 1.8V, DDR1 2.5 V). Pasokan daya 1.5 V, bekerja dengan baik dengan teknologi 90 nanometer.

5.    Small Outline Dual Inline Memory Module (SODIMM) sama saja fungsi dan kinerjanya dengan memori PC biasa, ada DDR1, DDR2 dan DDR3, tetapi memori jenis ini hanya digunakan pada laptop/notebook. Secara fisik dia lebih kecil dari memori PC biasa.

Beberapa informasi yang telah dihimpun menyebutkan bahwa jumlah keeping chip RAM yang ideal untuk sebuah komputer adalah sesuai dengan keterangan yang tertera pada buku manual. Karena jika kita memberi memory lebih dari yang disarankan, ini bisa membuat komputer error. Kalaupun tidak error, komputer akan membacanya sebatas jumlah yang disarankan. Tentu pemasangan RAM seperti ini adalah hal yang mubadzir.

Selain itu ada batasan pemasangan RAM dalam hal sistem operasi yang digunakan, misalnya untuk Windows XP maksimal adalah 4GB. Sedangkan untuk Windows 7, variasi RAM adalah seperti berikut:
·   Starter                  :  maksimal 8 GB
·   Home Basic          :  maksimal 8 GB
·   Home Premium     :  maksimal 16 GB
·   Professional          :  maksimal 192 GB
·   Enterprise             :  maksimal 192 GB
·   Ultimate                :  maksimal 192 GB


Semoga bermanfaat :)
------------------------------------------------


Jual RAM Laptop 1 GB Rp. 150.000,-

Jual (second/bekas) 1 keping SODIMM RAM (Memory/RAM Laptop) DDR2 1 GB merk Transcend Rp. 150.000,- (nego)

SODIMM RAM Trannscend DDR2 1 GB (second)
 Call/SMS Sonny:

085 631 182 33
087 860 990 911
081 339 313 300

PIN BB:

326A7772

Senin, 20 Mei 2013

14 Tahapan Proses Pengolahan Biji Kakao Menjadi Coklat


Siapa yang tidak kenal dengan produk makanan dan minuman yang satu ini, coklat. Makanan dan minuman yang dihasilkan dari tanaman kakao ini menjadi primadona hampir semua golongan usia. Jangankan anak-anak, orang dewasapun menjadikan makanan dan minuman ini sebagai favorit mereka.

Secara umum proses pengolahan biji kakao menjadi coklat melalui beberapa tahapan proses. Berikut ini saya akan berbagi informasi dengan sahabat semua bagaimana proses pengolahan biji kakao menjadi coklat. 14 Tahapan proses ini merupakan tahapan umum dalam pengolahan biji kakao menjadi coklat.

Langkah 1. Biji kakao dibersihkan untuk menghilangkan semua bahan yang asing.

Langkah 2. Biji kakao selanjutnya akan dipanggang/disangrai untuk membawa keluar rasa coklat dan warna biji (roasted). Suhu, waktu dan tingkat kelembaban pada saat penyangraian (roasted) tergantung pada jenis biji yang digunakan dan jenis coklat atau produk yang akan dihasilkan.

Langkah 3. Sebuah mesin penampi (winnowing machine) akan digunakan untuk memisahkan kulit biji dan biji kakao.

Langkah 4. Biji kakao kemudian akan mengalami proses alkalisasi, biasanya menggunakan kalium karbonat, untuk mengembangkan rasa dan warna.

Langkah 5. Setelah di alkalisasi, biji kakao kemudian memasuki proses penggilingan untuk membuat cocoa liquor (kakao partikel tersuspensi dalam cocoa butter). Suhu dan tingkat penggilingan bervariasi sesuai dengan jenis mesin penggilingan yang digunakan dan produk yang akan dihasilkan.

Langkah 6. Setelah biji kakao menjadi cocoa liquor, biasanya produsen akan menambahkan bahan pencampur, seperti kacang untuk menambah citra rasa coklat. Umumnya menggunakan lebih dari satu jenis kacang dalam produk mereka, yang dicampur bersama-sama dengan formula yang dibutuhkan.

Langkah 7. Tahapan selanjunya adalah mengekstrak the cocoa liquor dengan cara dipress/ditekan untuk mendapatkan lemak coklat (cocoa butter) dan kakao dengan massa padat yang disebut cocoa presscake. Persentasi lemak kakao yang dipress disesuaikan dengan keinginan produsen sehingga komposisi lemak coklat (cocoa butter) dan cocoa presscake berbeda-beda.

Langkah 8. Pengolahan sekarang menjadi dua arah yang berbeda. Lemak coklat akan digunakan dalam pembuatan coklat. Sementara cocoa presscake akan dihaluskan menjadi coklat dalam bentuk bubuk.

Langkah 9. Lemak coklat (cocoa butter) selanjutnya akan digunakan untuk memproduksi coklat melalui penambahan cocoa liquor. Bahan-bahan lain seperti gula, susu, pengemulsi agen dan cocoa butter ditambahkan dan dicampur. Proporsi bahan akan berbeda tergantung pada jenis coklat yang dibuat.

Langkah 10. Campuran kemudian mengalami proses pemurnian sampai pasta yang halus terbentuk (refining). Refining bertujuan meningkatkan tekstur dari coklat.

Langkah 11. Proses selanjutnya, conching, untuk mengembangkan lebih lanjut rasa dan tekstur coklat. Conching adalah proses menguleni atau smoothing. Kecepatan, durasi dan suhu conching akan mempengaruhi rasa. Sebuah alternatif untuk conching adalah proses pengemulsi menggunakan mesin yang bekerja seperti pengocok telur.

Langkah 12. Campuran ini kemudian melewati pemanasan, pendinginan dan proses pemanasan kembali. Hal ini mencegah perubahan warna dan  lemak coklat dalam produk tersebut. Hal ini untuk mencegah perubahan warna dan melelehnya coklat dalam produk.

Langkah 13. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam cetakan atau digunakan untuk pengisi enrobing dan didinginkan di ruang pendingin.

Langkah 14. Coklat ini kemudian dikemas untuk distribusi ke outlet ritel.

Seperti itulah 14 tahapan pengolahan biji kakao menjadi coklat secara umum.
Semoga bermanfaat.



Coklat Pilihan Para Chef 
Chefmate With Chef Marinka


Coklat Blok CHEFMATE
CHEFMATE Dark And White Chocolate Compound






Butiran Coklat HOLLAND dan HAGEL
HOLLAND And HAGEL Chocolate Sprinkles



Gallery product kami:


Hubungi kami:



Contact Person (Call/SMS):

Sonny
081 339 313 300
087 860 990 911
085 631 182 33